Menyemai Buku Untuk Nusantara, Mencerdaskan Anak-Anak Indonesia

Beberapa waktu lalu, Agung Pardini (Manager Pengembangan Guru dan Sekolah Makmal Pendidikan), dimarahi oleh seorang anak TK saat ia kunjungan kerja ke sekolah dampingan Makmal di Kepulauan Talaud. Ocit nama anak TK itu. Pasalnya, Agung lupa membawa buku pesanan Ocit. Tak hanya marah, Ocit sampai menangis dan bergulung-gulung di lantai kayu rumahnya. Tak berlebihan yang dilakukan Ocit, mengingat buku berkualitas menjadi barang mewah di daerahnya.

Rumah Ocit terletak di Kecamatan Beo, di pedalaman Talaud, pulau terluar Indonesia. Untuk mendapatkan buku berkualitas, masyarakat selingkungan Ocit harus menyiapkan uang berkisar Rp 500.000,00, hanya untuk transportasi ke kota kecamatan. Sangat mungkin, kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di Kepulauan Talaud, namun di banyak wilayah Indonesia, terutama di wilayah-wilayah marginal.

Ini ironis, mengingat bagaimana buku menempati peran vital dalam sebuah proses pendidikan. Tak bisa disangkal bahwa banyak ilmu dan pengetahuan bisa didapatkan dari buku. Bahkan, buku masih menjadi primadona referensi meski masyarakat kini mulai beralih ke dunia cyber.

Menyadari akan peran strategis buku di masyarakat, khususnya di sekolah, Makmal Pendidikan menginisiasi Gerakan Semai Buku Nusantara. Mengawali gerakan tersebut, Makmal menghelat launching Semai Buku Nusantara pada Ahad, 05 Agustus 2012 pukul tiga sore. Bertempat di Toko Buku Gramedia, Margonda, Depok, Makmal Pendidikan menghadirkan Oki Setiana Dewi, artis dan penulis novel best seller “Melukis Pelangi” yang berbagi pengalamannya menulis buku dan bagaimana ia menebar inspirasi lewat buku. “Saya bangga sekali dengan para pendamping sekolah Makmal Pendidikan yang telah mau ditempatkan di daerah, karena mereka lah yang menjadi pejuang-pejuang pendidikan sesungguhnya” kata Oki.

Selain menghadirkan Oki, hadir pula Abdul Hakim, Pendamping Sekolah MI Yaspib Beo, Talaud (sekolah dampingan Makmal Pendidikan). Hakim pada  kesempatan itu bercerita tentang pengalamannya selama satu tahun menjadi pendamping sekolah disanan, dimana anak-anak Talaud sangat mencintai dan membutuhkan buku, namun terbatas sumberdaya untuk mendapatkannya.

Melalui gerakan ini, Makmal pendidikan mengajak masyarakat dari semua level usia dan pendidikan, untuk turut berpartisipasi pada upaya peningkatan kualitas pendidikan Indonesia dengan mendonasikan buku bagi sekolah-sekolah marginal. Tidak hanya buku, donasi juga dapat berupa uang tunai, yang kemudian perolehannya akan digunakan untuk pengadaan buku dan operasional Training “Menata Pustaka”. Training ini merupakan mekanisme untuk memastikan buku yang terdistribusikan dapat termanfaatkan dengan baik oleh sekolah-sekolah penerima.

Makmal Pendidikan sendiri adalah salah satu jejaring pendidikan Dompet Dhuafa yang fokus kepada upaya peningkatan kualitas pendidikan Indonesia melalui program pendampingan sekolah, pelatihan guru, dan optimalisasi Pusat Sumber Belajar. Saat ini, Makmal sedang mendampingi 37 sekolah di 20 provinsi Indonesia. Sekolah-sekolah tersebut dan enam sekolah sekitarnya, akan menjadi penerima pertama buku-buku yang didonasikan melalui Semai Buku Nusantara.Gambar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s